Kamis, 26 Januari 2012

Cheat Emblem

Cheat Emblem

cheat emblem ini sebernya tidak permanen sih...........!
tp cukup uga dech untuk bli jurus ama pet emblem.tp jika digunain untuk bli senjata dya msih ERROR...........!


buka ninja saga
buka cheat engine versi brapa aja
klik icon komputer yang ada kaca pembesarnya
pilih plugin-container.exe (untuk firefox baru)1. scan angka TOKEN yang kamu punya.... (tekan FIRST SCAN, lalu NEXT SCAN 5x aj)
2. masuk ke headquarters, convert 1 token kamu ke gold.....
3. masukkan angka TOKEN sisa... tekan NEXT SCAN...
4. kalo dah dapet 1 address, trus doubleklik tuh address smpe pindah ke table C.E
5. kalo addresnya dah pindah ke table C.E, double klik tuh address yg di table C.E, copy lagi sehingga ada dua alamat di tabel C.E.
6. lalu ganti address yang pertama dengan di tambah +4 , ganti value-nya dengan angka 1, dan untuk address ke2 tambah dengan +10, ganti valuenya dengan angka 2.

7. selesai....

>> sekarang anda bisa beli jurus emblem atau beli Pet emblem..

Cheat ATM Exp Ninja Saga 2012


Cheat ATM Exp Ninja Saga 2012 – Sebelumnya juga pernah share cheat ninja saga terbaru dan cheat empires and allies, kali ini saya akan coba share cheat Atm Exp yang saya dapat dari blog teman yaitu satruk. kalau gitu lansung aja anda lihat cara penggunaannya anda bisa baca di bawah ini.
Mesin ATM Exp 300x190 Cheat ATM Exp Ninja Saga 2012

fitur fitur Cheat ATM Exp Ninja Saga 2012 yaitu:

~ ATM EXP
~ ATM Level
~ Auto Mission
~ ATM Gold
Langsung aja ya gan:
Cara menggunakan:
1 . Download dulu fiddler dan cheatnya
2 . Kemudian Install Fiddler
3 . Baru jalankan Fiddler
4 . Klik Tab AutoResponder (yg icon-nya petir hijau)
5 . Centang kotak “Enable automatic responses” dan juga “Permit passthrough for unmatched request”
Jatuhkan .SWF File yang kamu download tadi ke kolom AutoResponder
Setelah itu bersihkan chace
Cara Menghapus chace :
Untuk Mozilla Firefox : Tools -> Options -> Advanced -> Pilih Network Tab -> Clear Now -> Klik OK
Untuk Google Chrome : Pilih icon yang berada di pojok kanan atas (sebelah bintang) -> Options -> Under the Hood -> Clear Browsing Data -> Empty the cache -> Clear Browsing Data
10. Masuk Headquarter
11. KALIAN TINGGAL cuma disuruh ngapus 2 bintang hehe  ga usah repot repot hahhay
kaya ATM EXP yang kemaren , mesti pasukin password ..
12. Silahkan Pilih cheat mana yang ingin anda gunakan
Feature Yang Ada DI cheat ini:
1. ATM EXP
Disini kalian akan mendapatkan EXP, di kolom Exp kalian masukan
1 = 1 juta Exp,
2 = 2 juta Exp,
3 = 3 juta Exp, dst
Di bagian delay kalian bisa merubahnya untuk mempercepat proses, tetapi sebaiknya tidak di ubah supaya tidak akan terjadi error.
2. ATM Level
Ini tempat kalian meningkatkan level, jadi tidak usah menghitung jumlah exp yang kalian butuhkan untuk naik ke level selanjutnya. Disini delay juga bisa di ubah (tetapi sebaiknya jangan di ubah).
3. Auto Mission
jika kalian kesulitan mengerjakan suatu mission, kalian bisa menggunakan cheat ini untuk menyelesaikannya tetapi kalian harus mengetahui kode mission tersebut.
Cara menggunakannya:
Tulis kode missionnya kemudian klik Exchange
4. ATM Gold
Di sini tempat kalian untuk mendapatkan gold. jika kalian mengisi 1 di kolom gold berarti kalian akan mendapatkan 100.000 Gold. dan seterusnya..
NB : Password cheat : www.satruk.com
Thanks untuk yg buat cheat
Thanks Too : satruk.com

Rabu, 25 Januari 2012

Cheat Ninja Saga Token


Cheat Ninja Saga Token
- BUKA CHEAT ENGINE
- pilih MOZILA UNTUK aktivin cheat nya
- trus masuk ke profil ns kamu
- tulis token ns kamu DI cheat ENGINE
- FIRST SCAN
- NANTI PASTI MUNCUL 2 ADDRES
- double kilck ke-2 nya
- TRUS ganti valuenya JADI 334633473340
- LALU KLICK OK
- LALU NEXt sccan
TRUS LO MASUK KE KAGE ROOM LAWAN YG LEVEL 1 TERUS KABUR & LIHAT TOKEN MU
PASTI NANTI JADI 3333333

All Hack Ninja Saga Terbaru 2012


All Hack Ninja Saga Terbaru 2012

Jangan asal Copy/Paste karena Blog juga merupakan hasil Karya Cipta. Biasakan untuk meminta ijin kepada pemilik karya atau paling tidak menyebutkan sumber asal. Hitung-hitung bersilaturahmi dan memperluas pergaulan, bukan?

Peralatan Yang Dibutuhkan :


Cara Menggunakan :

  1. Download Fiddler terlebih dahulu
  2. Install Fiddler
  3. Jalankan Fiddler
  4. Klik Tab AutoResponder (icon gambar petir berwarna hijau)
  5. Centang kotak "Enable automatic responses" dan "Permit passthrough for unmatched request"
  6. Drag (Jatuhkan) SWF File yang kamu download tadi ke kolom kotak AutoResponder
  7. Setelah itu bersihkan Chache Browser kamu
  8. Masuk ke Ninja Saga
  9. Pilih karakter yang akan kamu mainkan

Cara Menghapus Chache :

  • Untuk yang menggunakan Mozilla Firefox :
Tools > Options > Advanced > Pilih Network Tab > Clear Now > Klik OK

  • Untuk yang menggunakan Google Chrome :
Pilih icon yang ada di pojok kanan atas > Options > Under the Hood > Clear Browsing Data > Empty the cache > Clear Browsing Data


Tutorial Menggunakan :

Masuk ke Shop, kemudian pilih cheat yang ingin kalian gunakan.

planet Pluto


planet Pluto

Planet PLUTO
1. Alasan mengapa Clyde William Tombaugh pada tahun 1930 memasukkan Pluto sebagai planet ke Sembilan:
Berdasarkan sejarah, Pluto sebenarnya ditemukan lantaran adanya teori mengenai planet kesembilan dalam sistem tata surya Bimasakti. Ketika itu Tombaugh yang berusia 26 tahun ditugaskan untuk ikut mencari. Bila tidak cermat, tentulah ia tidak bakal menemukan Pluto saat berulang-ulang meneliti foto-foto langit malam di Arizona. Tombaugh yang melihat objek tak dikenal, ia langsung yakin itu adalah planet ke sembilan yang kelak disebut Pluto.

Baru kemudian setelah Clyde mampu menunjukkan bukti-bukti nyata dalam penelitiannya, akhirnya Pluto resmi menjadi salah satu planet yang menentukan rotasi galaksi ini.
Pada saat Pluto ditemukan, ia hanya diketahui sebagai satu-satunya objek angkasa yang berada setelah Neptunus. Kemudian, Charon, satelit yang mengelilingi Pluto sempat dikira sebagai planet yang sebenarnya. Akhirnya keberadaan satelit Charon ini semakin menguatkan status Pluto sebagai planet.

2. Perbandingan besaran-besaran pada bumi dengan besaran-besaran pada Pluto:
- Ukuran : Pluto berdiameter sekitar 1.413 mil (2.274 km). Yakni sekitar 1/5 diameter Bumi.
- Massa : Massa Pluto adalah sekitar 1,29 x 10 22 kg. Beratnya 1/500 dari massa Bumi.
- Luas permukaan : 1,665 X 107 km2 0,033 Bumi.
- Volume : 6.39 X 109 km3 0.0059 Bumi.
- Gravitasi : Gravitasi di Pluto adalah 8% dari gravitasi di Bumi. Seseorang yang memiliki berat 100 pon, di Pluto beratnya hanya sekitar 8 pon.
- Lama hari dan tahun di Pluto : 1 hari di Pluto membutuhkan waktu 6,39 hari Bumi. Sedangkan 1 tahun di Pluto membutuhkan waktu 247,7 tahun Bumi (yaitu, dibutuhkan 247,7 tahun Bumi untuk Pluto mengorbit Matahari sekali).
- Suhu di Pluto : Suhunya bisa berkisar dari antara -396 ° F sampai -378 ° F (-238 ° C sampai -228 ° C, atau 35 K sampai 45 K). Suhu rata-rata adalah -393 ° F (-236 ° C = 37 K).

3. Alasan mengapa Sidang Umum Perkumpulan Astronomi Dunia yang ke-26 pada tanggal 24 Agustus 2006 mencoret status Pluto sebagai planet.
Hal ini dikarenakan adanya penetapan defenisi baru tentang planet. Resolusi 5A Sidang Umum IAU Ke-26 berisi defenisi baru tersebut.
Dalam resolusi tersebut dinyatakan, sebuah benda langit bisa disebut planet apabila memenuhi tiga syarat, yakni mengorbit Matahari, berukuran cukup besar sehingga mampu mempertahankan bentuk bulat, dan memiliki jalur orbit yang jelas dan “bersih” (tidak ada benda langit lain di orbit tersebut).
Berdasarkan defenisi tersebut, Pluto tidak berhak menyandang nama planet karena tidak memenuhi syarat yang ketiga. Orbit Pluto memotong orbit planet Neptunus sehingga dalam perjalanannya mengelilingi Matahari, Pluto kadang berada lebih dekat dengan Matahari dibandingkan Neptunus.

4. Defenisi planet
Planet adalah benda langit yang memiliki ciri-ciri berikut:
• mengorbit mengelilingi bintang atau sisa-sisa bintang;
• mempunyai massa yang cukup untuk memiliki gravitasi tersendiri agar dapat mengatasi tekanan rigid body sehingga benda angkasa tersebut mempunyai bentuk kesetimbangan hidrostatik (bentuk hampir bulat);
• tidak terlalu besar hingga dapat menyebabkan fusi termonuklir terhadap deuterium di intinya;
• telah "membersihkan lingkungan" (clearing the neighborhood; mengosongkan orbit agar tidak ditempati benda-benda angkasa berukuran cukup besar lainnya selain satelitnya sendiri) di daerah sekitar orbitnya.

5. Defenisi “dwarf planets”
Dwarf planets merupakan planet kerdil atau planet katai. Pluto kini termasuk dalam anggota dwarf planets. Dwarf planets ini beranggotakan Pluto dan benda-benda langit lain di tata surya yang mirip dengan Pluto, termasuk di dalamnya asteroid terbesar ceres, satelit Pluto, Charon, dan beberapa benda langit yang baru ditemukan. Planet kerdil (dwarf planets) terbagai menjadi:
• Cerean
Yang termasuk Cerean adalah planet kecil batuan, dengan mengambil model dari asteroid Ceres. Asteroid-asteroid yang berada dalam sabuk utama asteroid antara orbit Mars dan Jupiter, masuk dalam kategori Cerean.
• Plutonian
Yang termasuk Plutonian adalah planet kecil es, dengan mengambil model dari Pluto. Objek-objek diluar orbit Neptunus (misalnya: Pluto, Eris, Quaouar, dll) termasuk kategori Plutonian.







Pertanyaan dan Jawaban
1. Pluto adalah benda langit yang dapat mengalami rotasi berpusat pada porosnya. Akibat rotasi itu, mengakibatkan hal-hal berikut, kecuali (D) terjadinya siang dan malam.
2. Jika kita di Pluto, matahari akan tenggelam di sisi (D) Timur.
3. Bila berat suatu benda di bumi adalah 100 N, benda tersebut memiliki berat di Pluto sekitar (C) 6 N.
4. Karena memiliki obliquity sebesar 1220, maka kutub di Pluto yang paling lama terkena sinar matahari adalah (D) Selatan
5. Untuk sampai ke Pluto, cahaya matahari memerlukan waktu rata-rata (C) 24 jam. (jarak rata-rata Pluto Matahari 5,9 X 109 km)
6. Sesuai hukum Keppler, kondisi kecepatan Pluto mengelilingi matahari adalah (B) saat pluto paling dekat dengan matahari kecepatannya dua kali lipat saat Pluto
7. Karena Pluto memiliki atmosfer, maka di Pluto akan terjadi hal-hal berikut, kecuali (A) bunyi tidak dapat merambat.
8. Orbit Pluto dikatakan aneh dan berbeda dengan orbit Planet-planet lainnya. Keanehan orbit Pluto ini adalah (A) orbit Pluto sangat lonjong menyerupai orbit komet
9. Pluto disebut bukan lagi planet anggota tata surya kita karena (B) jalur orbit Pluto tidak “bersih” dari benda angkasa yang berukuran cukup besar.
10. Benda langit di bawah ini pernah disebut sebagai satelitnya Pluto, kecuali (D) Xena.

Planet Neptunus

eptune is the outermost planet of the gas giants. It has an equatorial diameter of 49,500 kilometers (30,760 miles). If Neptune were hollow, it could contain nearly 60 Earths. Neptune orbits the Sun every 165 years. It has eight moons, six of which were found by Voyager. A day on Neptune is 16 hours and 6.7 minutes. Neptune was discovered on September 23, 1846 byJohann Gottfried Galle, of the Berlin Observatory, and Louis d'Arrest, an astronomy student, through mathematical predictions made by Urbain Jean Joseph Le Verrier.
The first two thirds of Neptune is composed of a mixture of molten rock, water, liquid ammonia and methane. The outer third is a mixture of heated gases comprised of hydrogen, helium, water and methane. Methane gives Neptune its blue cloud color.
Neptune is a dynamic planet with several large, dark spots reminiscent of Jupiter's hurricane-like storms. The largest spot, known as the Great Dark Spot, is about the size of the earth and is similar to the Great Red Spoton Jupiter. Voyager revealed a small, irregularly shaped, eastward-moving cloud scooting around Neptune every 16 hours or so. This scooter as it has been dubbed could be a plume rising above a deeper cloud deck.
Long bright clouds, similar to cirrus clouds on Earth, were seen high in Neptune's atmosphere. At low northern latitudes, Voyager captured images of cloud streaks casting their shadows on cloud decks below.
The strongest winds on any planet were measured on Neptune. Most of the winds there blow westward, opposite to the rotation of the planet. Near the Great Dark Spot, winds blow up to 2,000 kilometers (1,200 miles) an hour.
Neptune has a set of four rings which are narrow and very faint. The rings are made up of dust particles thought to have been made by tiny meteorites smashing into Neptune's moons. From ground based telescopes the rings appear to be arcs but from Voyager 2 the arcs turned out to be bright spots or clumps in the ring system. The exact cause of the bright clumps is unknown.
The magnetic field of Neptune, like that of Uranus, is highly tilted at 47 degrees from the rotation axis and offset at least 0.55 radii (about 13,500 kilometers or 8,500 miles) from the physical center. Comparing the magnetic fields of the two planets, scientists think the extreme orientation may be characteristic of flows in the interior of the planet and not the result of that planet's sideways orientation or of any possible field reversals at either planet.

Planet Uranus

Planet Uranus

 


Pengertian

Uranus adalah planet ketujuh dari Matahari dan planet yang terbesar ketiga dan terberat keempat dalam Tata Surya.

Jarak rata-rata antara Uranus dan Matahari adalah sekitar 3 milyar km. Uranus memiliki massa 14,5 kali massa Bumi. Periode rotasi interior Uranus adalah 17 jam, 14 menit. Akan tetapi, seperti semua raksasa gas lainnya, atmosfer atasnya mengalami angin badai yang sangat kuat pada arah rotasi. Akibatnya, pada beberapa garis lintang, seperti dua per tiga lintang dari khatulistiwa ke kutub selatan, fitur-fitur atmosfer itu yang nampak bergerak jauh lebih cepat, menjadikan rotasi penuhnya sekecil 14 jam. Sedangkan periode revolusi adalah 84 tahun. Volume Uranus 63,08 kali volume Bumi.

Struktur Dalam

Uranus adalah planet yang paling ringan diantara planet-planet raksasa, sementara itu kerapatannya 1,27 g/cm³ membuatnya planet paling tidak padat kedua setelah Saturnus. Meskipun bergaristengah sedikit lebih besar daripada Neptunus, Uranus memiliki diameter mencapai 51.118 km.

Uranus kerapatannya sekitar 9 g/cm³, dengan tekanan di tengahnya 8 juta bar (800 GPa) dan suhu sekitar 5000 K. Mantel esnya nyatanya tidak terdiri dari es dalam pengertian pada umumnya, tetapi dari fluida panas dan rapat yang terdiri atas air, amonia dan volatil lain.

Struktur Luar



Atmosfer Uranus terdiri dari sekitar 83 ± 3% Hidrogen, 15 ± 3% Helium, 2,3% Metana dan Hidrogen deuterida, Amonia, Air, Amonium hidrosulfida, Metana (CH4).

Atmosfer Uranian dapat dibagi menjadi tiga lapisan yaitu troposfer, antara ketinggian −300 dan 50 km dan tekanan dari 100 sampai 0,1 bar; (10 MPa sampai 10 kPa), Stratosfer, kisaran ketinggiannnya antara 50 dan 4000 km dan tekanan antara 0,1 and 10–10 bar (10 kPa to 10 µPa) dan termosfer/korona yang meluas dari 4.000 km hingga setinggi 50.000 km dari permukaan. Mesosfer tidak ada.

Troposfer adalah bagian atmosfer terbawah dan paling rapat dan bercirikan dengan turunnya suhu bersama dengan naiknya ketinggian. Suhu menurun dari sekitar 320 K di dasar troposfer nominal pada −300 km hingga 53 K pada 50 km.

Stratosfer adalah lapisan bagian tengah atmosfer, dimana suhu umumnya naik sesuai dengan naiknya ketinggian dari 53 K di tropopause sampai antara 800 dan 850 K di dasar termosfer. Pemanasan stratosfer disebabkan oleh penyerapan radiasi UV dan inframerah Matahari oleh metana dan hidrokarbon lain, yang terbentuk di bagian atmosfer ini sebagai hasil dari fotolisis metana.

Termosfer dan korona adalah lapisan terluar atmosfer Uranian, yang suhunya seragam sekitar 800 hingga 850 K.

Ciri-Ciri

NOJENISHASIL
1Nama PlanetUranus
2Kala Rotasi17,25 Jam
3Kala Revolusi84 tahun
4AtmosferHidrogen, Helium, Metana, Air, Amonia, dsb
5Satelit Alam(27) di antaranya Miranda, Ariel, Umbriel
6Jarak Di Matahari3 milyar km
7Diameter Planet51.118 km
8Warna Planethijau dan biru

Cincin Planet



Uranus mempunyai sistem cincin planet yang rumit, yang merupakan sistem demikian yang kedua yang ditemukan di Tata Surya setelah cincin Saturnus. Cincin-cincin tersebut tersusun dari partikel yang sangat gelap, yang beragam ukurannya dari mikrometer hingga sepersekian meter.

Sebagian besar materi di sistem cincin Uranus barada dalam 9 cincin tipis yang terletak pada jarak 41000 – 52000 km dari pusat planet. Sebagian besar dari cincin Uranus memiliki lebar 1 – 10 km, sementara cincin epsilon yang ada di bagian luar Uranus adalah yang paling lebar dan paling eksentrik. Cincin epsilon tersebut berada pada jarak 20 km – 96 km.

Partikel penyusun cincin Uranus yang terlihat dari Bumi memiliki ukuran yang hampir sama dengan cincin utama Saturnus yakni ~1cm – 10 m. Namun di bagian cincin epsilon, susunannya terdiri dari balok-balok es yang berukuran beberapa kaki. Cincin epsilon juga ditemukan memiliki warna abu-abu, dengan satelit Cordelia dan Ophelia bertindak sebagai satelit penggembala bagi cincin tersebut. Selain itu di sepanjang 9 cincin Uranus, juga terdapat partikel-partikel debu halus yang terdistribusi renggang mengisi cincin tersebut.

Partikel yang menyusun cincin Uranus memiliki warna yang sangat gelap dan tampak segelap asteroid dan meteorit carbonaceous chondrite. Diperkirakan partikel-partik
el tersebut terdiri dari es yang teradiasi gelap, yang merupakan campuran dari hidrokarbon kompleks yang melekat pada es saat terbentuk.

Planet Saturnus

Planet Saturnus
SATURNUS adalah planet keenam dalam tata surya dan merupakan planet terjauh yang telah dikenal manusia sebelum ditemukannya teleskop. Cahayanya yang terang di kelamnya langit malam memudahkan mata manusia untuk mengenalinya.

Dalam legenda Romawi, Saturnus merupakan Dewa Kemakmuran. Dalam legenda Yunani disebut Cronus atau Kronos. Saturnus adalah anak dari Uranus dan Ayah dari pimpinan para Dewa (Zeus). Kata Saturnus merupakan akar dari nama hari ketujuh, Saturday.

Jika planet Mars dikenal oleh astrolog sebagai Dewa Perang dan planet lambang agresivitas dan kekejaman, maka Saturnus dikenal sebagai planet kematian dan kehancuran. Seperti halnya Mars, Saturnus juga menunjukkan gerak balik (retrograde) setiap menjelang oposisi yang menjadi tanda tanya besar dalam konsep geosentris. Saturnus beroposisi sekitar 1 tahun 12 hari sekali, berarti lebih cepat dibandingkan dengan Mars. Hal ini bisa dimengerti karena dari Bumi jarak Saturnus lebih jauh dibandingkan dengan Mars.
Keberadaan cincin yang mengelilinginya menjadikan Saturnus sebagai planet yang terindah dan termegah dibandingkan dengan delapan planet lainnya. Keberadaan cincin itu baru diketahui setelah Galileo mengarahkan teleskopnya dengan pembesaran 20 kali ke Saturnus. Dengan berbekal teleskop kecil ataupun binokuler, keberadaan cincin raksasa tersebut dapat dilihat.

Dengan diameter ekuator 120.536 km (9,5 kali dari ekuator Bumi), Saturnus merupakan planet terbesar kedua setelah Yupiter. Namun, diameter kutubnya 10 persen lebih kecil. Hal ini disebabkan komposisi Saturnus didominasi oleh gas (hidrogen, helium, metana, dan amonia) dan berotasi cukup cepat, kurang dari 11 jam. Bandingkan dengan Bumi yang lebih kecil dan memerlukan waktu sekitar 24 jam untuk berotasi.
Massa jenis Saturnus (0,7) juga lebih kecil dibandingkan dengan air, sehingga jika Saturnus diletakkan di tempayan air raksasa, maka Planet Saturnus akan terapung. Awan Saturnus, seperti halnya Jupiter, berotasi dengan kecepatan yang berbeda-beda bergantung dari posisi lintangnya. Di daerah ekuator rotasi awan sekitar 10 jam 14 menit. Saturnus juga mempunyai spot raksasa, seperti red spot di Jupiter, yang dikenal sebagai Great White Spot. Hanya saja penampakan spot raksasa tersebut hanya dijumpai sekitar 30 tahun sekali. Terakhir kali teramati terjadi pada bulan September 1990.

Perubahan Cincin Saturnus Bingungkan Ilmuwan

Cincin Saturnus merupakan daya tarik tersendiri bagi pengamat. Cincin Saturnus dapat dikelompokkan menjadi tujuh lapis, namun pengamat dari Bumi hanya dapat mengenali tiga lapisan cincin yang mengelilingi Saturnus.
Ketiga cincin itu (dari luar ke dalam) umumnya disebut sebagai cincin, A, B, dan C. Di samping tiga lapis cincin, juga terdapat dua daerah pembatas gelap yang disebut sebagai Encke Division dan Cassini Division. Encke Division berada dalam cincin A, sedangkan Cassini Division yang lebih lebar memisahkan antara cincin A dan cincin B.

Cincin Saturnus sangat lebar. Bisa dibayangkan betapa lebarnya cincin Saturnus, cincin A dan B-nya saja sekitar 14.600 km dan 25.500 km yang berarti jauh lebih besar dibandingkan dengan diameter Bumi yang hanya 12.756 km. Meski begitu, cincin itu sangat tipis sehingga jika Saturnus dalam posisi edge on pada arah pandang kita, maka keberadaan cincin tersebut hampir tidak teramati. Cincin itu tampak seperti lembaran padat yang terbentuk dari jutaan potongan es yang mendesing mengelilingi planet dengan kecepatan tinggi.

Observasi baru yang dilakukan wahana ruang angkasa Cassini menunjukkan bahwa cincin-cincin elok yang menjadi ciri Planet Saturnus dan membuat takjub para astronom sejak jaman Galileo telah mengalami perubahan dramatis dalam 25 tahun terakhir ini.

Diantara temuan yang paling mengejutkan adalah adanya bagian cincin-cincin terdalam Saturnus yang berangsur meredup dibanding ketika wahana Voyager pertama kali mendekatinya tahun 1981. Selain itu bagian-bagian cincin ini sepertinya bergerak ke dalam sejauh 200 kilometer mendekati Saturnus.

Hingga saat ini para peneliti masih mencari tahu apa yang menyebabkan perubahan-perubahan tersebut. Salah satu yang mereka khawatirkan adalah cincin Saturnus berangsur-angsur akan hilang.

“Saya tidak mengatakan cincin-cincin Saturnus akan hilang dalam waktu dekat. Namun gejala ini memberi tahu kita bahwa cincin Saturnus berevolusi dan sejauh mana mereka bertahan,” kata ilmuwan Linda Spilker.
Spilker bersama para peneliti lain mendiskusikan temuan-temuan Cassini dalam suatu pertemuan divisi ilmu-ilmu perplanetan American Astronomical Society di Cambridge, Inggris.

Para peneliti tertarik pada cincin Saturnus karena cincin ini merupakan model piringan debu dan gas yang dahulu pernah mengelilingi Matahari. Dengan mempelajarinya, para peneliti berharap bisa mendapatkan petunjuk mengenai bagimana planet-planet terbentuk dari piringan itu 4,5 milyar tahun lalu.

Penelitian cincin Saturnus dilakukan menggunakan wahana tanpa awak Cassini yang saat ini berada di sekitar planet tersebut. Misi Cassini yang bernilai 3,3 milyar dollar didanai oleh NASA beserta Badan Antariksa Eropa dan Italia.

Gelombang Terlihat di Cincin Saturnus

Foto-foto terbaru yang diambil wahana ruang angkasa Cassini kembali memperlihatkan pola kusut yang berombak pada salah satu cincin Planet Saturnus dan adanya debu-debu cincin yang ditarik oleh salah satu bulan planet itu. Pola bergelombang terlihat jelas dibanding foto sebelumnya, dan pengambilan materi cincin tertangkap lebih nyata.
Fenomena di samping diduga keras disebabkan oleh bulan Saturnus yang bernama Prometheus.

Seperti diketahui, material di cincin Saturnus berupa es dan batu seukuran debu hingga sebesar gunung mengorbit planet itu dalam jalur datar yang terpisah-pisah menjadi beberapa cincin. Di cincin F, gaya tarik Prometheus diduga menyebabkan sebagian material tersedot sehingga jalur cincin menjadi bergelombang. Dugaan para ilmuwan itu kini diperkuat dengan adanya foto yang memperlihatkan jalur samar-samar material yang bergerak dari cincin F ke arah Prometheus akibat gaya tarik bulan tersebut. Bulan berbentuk kentang ini berukuran hanya sekitar 102 kilometer, namun gaya tariknya cukup untuk mengacaukan jalur cincin F.

Kejadian di atas bukanlah pertama kalinya Prometheus mencuri sesuatu. Dalam mitologi Yunani, Prometheus diceritakan mencuri api dari para Dewa dan memberikannya pada kematian.

Kekusutan jalur di cincin F terlihat jelas dalam suatu animasi 44 gambar yang diambil dengan selang waktu 3 menit. Cincin-cincin terlihat miring karena wahana bergerak ke selatan dan menjauh dari planet selama dua jam sesi pemotretan.

Titan hanyalah satu dari 18 satelit milik Saturnus yang ditemukan oleh astronom berkebangsaan Belanda, Christian Huygens, pada tahun 1655. Huygens juga yang kemudian menemukan cincin planet ini, suatu penampakan yang juga pernah diamati oleh Galileo Galilei dan dipahaminya sebagai bentuk dari planet Saturnus. Selain sebagai satelit Saturnus yang terbesar, dengan diameter 5150 kilometer satelit ini lebih besar daripada planet Merkurius dan Pluto, yang membuatnya menarik adalah keberadaan atmosfer di angkasanya. Sebenarnya bukan hanya Titan, satelit alami yang memiliki selubung gas. Selain satelit Saturnus ini masih ada Io dan Triton, salah satu satelit Jupiter dan Neptunus, yang juga memiliki atmosfer. Bedanya, atmosfer Io yang terdiri atas sulfur bersifat tidak stabil. Atmosfer ini dihasilkan secara sporadis dari aktifitas gunung berapi yang terdapat di sana. Sedangkan atmosfer Triton, meskipun hasil penelitian mengungkap kemungkinan keberadaan atmosfer nitrogen tipis, masih kurang kompleks bila dibandingkan dengan atmosfer Titan.

Pengamatan visual terhadap Titan pada tahun 1908 oleh Jose Comas Sola melalui efek penggelapan tepi, mengindikasikan keberadaan atmosfer yang rapat di angkasa satelit ini. Efek penggelapan tepi adalah pengurangan intensitas cahaya yang berasal dari suatu sumber. Intensitas cahaya tersebut semakin berkurang ke arah tepi dengan intensitas terbesarnya terdapat di pusat piringan. Karena satelit seperti halnya planet adalah benda gelap alias tidak memancarkan sinar sendiri seperti bintang-bintang, berarti cahayanya yang sampai ke mata kita adalah pantulan sinar Matahari. Dari spektrum inframerah-dekat, pada tahun 1944 astronom Amerika kelahiran Belanda, Gerard Kuiper, mengidentifikasi adanya senyawa metana di atmosfer Titan. Berikutnya, di permulaan tahun 1970, Lewis menyatakan kemungkinan keberadaan nitrogen berdasarkan model termokimia.
Saat pesawat ruang angkasa Voyager I mendekati Titan pada tahun 1980, permukaan satelit ini tidak dapat diamati karena tebal dan rapatnya lapisan awan. Awan yang mencapai ketebalan 40 kilometer ini menyelimuti seluruh permukaan Titan. Meskipun demikian, Voyager I berhasil memberikan informasi tentang temperatur, profil tekanan, dan komposisi atmosfer. Informasi yang diperoleh menunjukkan bahwa atmosfer Titan didominasi oleh nitrogen juga diidentifikasi kehadiran hidrokarbon dalam jumlah yang signifikan. Berada di bawah kondisi hujan radiasi ultraviolet dari Matahari dan sinar kosmik berenergi tinggi serta bombardir elektron dari magnetosfer planet induk, di atmosfer satelit Saturnus ini akan berlangsung reaksi fotokimia seperti yang dulu pernah terjadi di atmosfer Bumi masa purba. Sebagai hasil proses fotokimia di atas adalah hadirnya molekul-molekul kompleks di atmosfer Titan yang masih terus berevolusi. Kondisi atmosfer seperti ini analog dengan yang dulu pernah terjadi di atmosfer Bumi sebelum munculnya kehidupan. Karena alasan inilah di samping alasan lain, yakni diindikasikannya kandungan hidrokarbon cair berupa danau metana dan etana pada temperatur 200º C di permukaan, Titan menjadi target misi ruang angkasa ambisius NASA dan ESA yang pernah ada.

Planet Yupiter



Pengertian

Yupiter atau Jupiter adalah planet terdekat kelima dari matahari setelah Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars.

Jarak rata-rata antara Jupiter dan Matahari adalah 778,3 juta km. Jupiter adalah planet terbesar dan terberat dengan diameter ekuatornya 14.980 km dan memiliki massa 318 kali massa bumi. Periode rotasi planet ini adalah 9,8 jam, sedangkan periode revolusi adalah 11,86 tahun. Volume Jupiter 1.319 kai volume Bumi.

Struktur Dalam

Jupiter adalah salah satu dari empat raksasa gas, yaitu tidak terutama terdiri dari materi padat. Ini adalah planet terbesar di tata surya, memiliki diameter 142.984 km pada bagian khatulistiwa. Jupiter kerapatan, 1,326 g / cm ³, adalah tertinggi kedua dari planet gas raksasa, tetapi lebih rendah daripada salah satu dari empat planet terestrial.

Jupiter diperkirakan terdiri dari inti yang padat dengan campuran unsur-unsur, lapisan sekitarnya metalik hidrogen cair dengan beberapa helium, dan didominasi lapisan luar dari mol

Struktur Luar

Atas atmosfer Jupiter terdiri dari sekitar 88-92% 8-12% hidrogen dan helium oleh persen fraksi volume atau molekul gas (lihat tabel ke kanan). Karena atom helium memiliki sekitar empat kali lebih banyak massa sebagai atom hidrogen, perubahan komposisi ketika digambarkan dalam bentuk proporsi massa yang disumbangkan oleh atom yang berbeda. Dengan demikian atmosfer adalah sekitar 75% hidrogen dan 24% helium oleh massa, dengan sisa satu persen dari massa yang terdiri dari unsur-unsur lain. Interior mengandung bahan padat sehingga distribusi sekitar 71% hidrogen, 24% helium dan 5% unsur lainnya oleh massa. Suasana mengandung jumlah jejak metana, uap air, amonia, dan senyawa berbasis silikon. Ada juga bekas-bekas karbon, etana, hidrogen sulfida, neon, oksigen, Fosfina, dan belerang. Lapisan terluar atmosfer mengandung kristal amonia beku. Melalui inframerah dan ultraviolet pengukuran, jumlah jejak benzena dan hidrokarbon lain juga telah ditemukan.

Proporsi atmosfer hidrogen dan helium yang sangat dekat dengan komposisi teoritis purba nebula surya. Namun, neon di bagian atas atmosfer hanya terdiri dari 20 bagian per juta oleh massa, yang berjarak sekitar sepersepuluh yang melimpah seperti di Matahari. Helium juga habis, meskipun hanya untuk sekitar 80% dari komposisi helium Sun. Penipisan ini mungkin hasil presipitasi dari unsur-unsur tersebut ke dalam bagian dalam planet ini. kelimpahan dari berat inert gas di atmosfer Jupiter adalah sekitar dua sampai tiga kali lipat dari matahari.

Berdasarkan spektroskopi, Saturnus dianggap mirip dengan komposisi untuk Yupiter, tetapi raksasa gas lainnya Uranus dan Neptunus mempunyai relatif jauh lebih sedikit hidrogen dan helium. Namun, karena kurangnya masuk atmosfer probe, kualitas tinggi dalam jumlah melimpah unsur-unsur yang lebih berat yang tidak ada di luar planet-planet luar Jupiter.

Ciri-Ciri

NO JENIS HASIL
1 Nama Planet Yupiter
2 Kala Rotasi 9,8 Jam
3 Kala Revolusi 11,86 tahun
4 Atmosfer Hidrogen, Helium, Metana, Air, Etana, dsb
5 Satelit Alam (63) di antaranya Europa, Ganymede, Callisto
6 Jarak Di Matahari 778,3 Juta km
7 Diameter Planet 14.980 km
8 Warna Planet -

Cincin Planet

Cincin Jupiter tak bisa kita nikmati menggunakan teleskop. Tidak seperti cincin Saturnus memang yang terlihat jelas dari Bumi dengan teleskop kecil sekalipun. Cincin Jupiter memiliki beberapa komponen antara lain cincin halo, cincin utama dan cincin gossamer.

Cincin Halo merupakan bagian terdalam berupa awan tebal yang berada pada jarak 92 000 km – 122 500 km dari inti Jupiter. Bagian halo ini mengalami peningkatan inklinasi akibat interaksi dengan bidang magnet Jupiter. Komponen berikutnya adalah cincin utama yang lebih tipis dan sempit berada pada jarak 122500 km – 128940 km dari pusat Jupiter dengan ketebalan 30 km dari atas ke bawah. Pada bagian ini terdapat juga partikel-partikel besar yang mengisi bagian cincinnya.

Komponen terakhir dari cincin Jupiter adalah cincin Gossamer yang redup dan terbagi atas dua bagian yakni Cincin Almathea (yang dekat ke Jupiter) dan Cincin Thebe. Cincin Almathea dimulai dari satelit Almathea ke bagian dalam Jupiter pada jarak 181000 km dan memiliki kecerlangan seragam. Sedangkan cincin Thebe yang berada di bagian terluar sampai dengan cincin Almathea berada pada jarak 222000 km dari Jupiter. Cincin ini lebih redup namun juga lebih tebal dibanding Cincin Almathea, namun jika dilihat dari citra resolusi tinggi yang diambil oleh Galileo, tepi atas dan bawah cincin Thebe akan terlihat lebih terang dibanding bagian pusatnya.

Cincin Jupiter memang redup jika dibandingkan dengan cincin Saturnus dan ia terbentuk dari materi yang gelap kemerah-merahan. Artinya, materi pembentuk cincin bukanlah es seperti di Saturnus melainkan batuan dan pecahan-pecahan debu. Citra yang diambil Voyager 2 menunjukan partikel pembentuk cincin sangatlah kecil dengan diameter hanya sekitar 10 mikrometer atau kurang dari itu. Bisa dikatakan partikel-partikel dalam cincin itu tak lebih besar dari partikel asap rokok atau debu rumah. Di bagian atas dan bawah cincin, terbentang awan partikel, medan elektrostatis yang terdorong keluar dari cincin oleh medan magnet Jupiter.

Jika dilihat dari letaknya, cincin Jupiter berada dalam batas Roche, sangat dekat dengan planet itu sendiri. Pada area ini satelit yang ada akan hancur akibat gaya gravitasi planet. Ini mengindikasikan kalau cincin Jupiter terbentuk dari satelit yang gagal. Selain itu, hasil pengamatan pesawat ruang angkasa Galileo juga menunjukan debu yang membentuk cincin berasal meteor yang menghantam permukaan satelit Jupiter. Selama 7 tahun perjalanannya, Galileo berhasil mendata ribuan tabrakan partikel dalam cincin Jupiter dari tahun 2002-2003.

Planet Mars

Pengertian Planet Mars

Mars adalah planet terdekat keempat dari Matahari. Namanya diambil dari nama Dewa perang Romawi. Namun planet ini juga dikenal sebagai planet merah karena penampakannya yang kemerah-merahan.

Lingkungan Mars lebih bersahabat bagi kehidupan dibandingkan keadaan Planet Venus. Namun begitu, keadaannya tidak cukup ideal untuk manusia. Suhu udara yang cukup rendah dan tekanan udara yang rendah, ditambah dengan komposisi udara yang sebagian besar karbondioksida, menyebabkan manusia harus menggunakan alat bantu pernapasan jika ingin tinggal di sana. Misi-misi ke planet merah ini, sampai penghujung abad ke-20, belum menemukan jejak kehidupan di sana, meskipun yang amat sederhana.
Planet ini memiliki 2 buah satelit, yaitu Phobos dan Deimos. Planet ini mengorbit selama 687 hari dalam mengelilingi matahari. Planet ini juga berotasi. Kala rotasinya 25,62 jam.
Dalam mitologi Yunani, Mars identik dengan dewa perang, yaitu Aries, putra dari Zeus danHera.
Di planet Mars, terdapat sebuah fitur unik di daerah Cydonia Mensae. Fitur ini merupakan sebuah perbukitan yang bila dilihat dari atas nampak sebagai sebuah wajah manusia. Banyak orang yang menganggapnya sebagai sebuah bukti dari peradaban yang telah lama musnah di Mars, walaupun di masa kini, telah terbukti bahwa fitur tersebut hanyalah sebuah

Planet Bumi


Bumi adalah planet ketiga dari delapan planet dalam Tata Surya. Diperkirakan usianya mencapai 4,6 milyar tahun. Jarak antara Bumi dengan matahari adalah 149.6 juta kilometer atau 1 AU (ing: astronomical unit). Bumi mempunyai lapisan udara (atmosfer) dan medan magnet yang disebut (magnetosfer) yang melindung permukaan Bumi dari angin matahari, sinar ultraungu, dan radiasi dari luar angkasa. Lapisan udara ini menyelimuti bumi hingga ketinggian sekitar 700 kilometer. Lapisan udara ini dibagi menjadi Troposfer, Stratosfer, Mesosfer, Termosfer, dan Eksosfer.
Lapisan ozon, setinggi 50 kilometer, berada di lapisan stratosfer dan mesosfer dan melindungi bumi dari sinar ultraungu. Perbedaan suhu permukaan bumi adalah antara -70 °C hingga 55 °C bergantung pada iklim setempat. Sehari dibagi menjadi 24 jam dan setahun di bumi sama dengan 365,2425 hari. Bumi mempunyai massa seberat 59.760 milyar ton, dengan luas permukaan 510 juta kilometer persegi. Berat jenis Bumi (sekitar 5.500 kilogram per meter kubik) digunakan sebagai unit perbandingan berat jenis planet yang lain, dengan berat jenis Bumi dipatok sebagai 1.
Bumi mempunyai diameter sepanjang 12.756 kilometer. Gravitasi Bumi diukur sebagai 10 N kg-1 dijadikan unit ukuran gravitasi planet lain, dengan gravitasi Bumi dipatok sebagai 1. Bumi mempunyai 1 satelit alami yaitu Bulan. 70,8% permukaan bumi diliputi air. Udara Bumi terdiri dari 78% nitrogen, 21% oksigen, dan 1% uap air, karbondioksida, dan gas lain.
Bumi diperkirakan tersusun atas inti dalam bumi yang terdiri dari besi nikel beku setebal 1.370 kilometer dengan suhu 4.500 °C, diselimuti pula oleh inti luar yang bersifat cair setebal 2.100 kilometer, lalu diselimuti pula oleh mantel silika setebal 2.800 kilometer membentuk 83% isi bumi, dan akhirnya sekali diselimuti oleh kerak bumi setebal kurang lebih 85 kilometer.
Kerak bumi lebih tipis di dasar laut yaitu sekitar 5 kilometer. Kerak bumi terbagi kepada beberapa bagian dan bergerak melalui pergerakan tektonik lempeng (teori Continental Drift) yang menghasilkan gempa bumi.
Titik tertinggi di permukaan bumi adalah gunung Everest setinggi 8.848 meter, dan titik terdalam adalah palung Mariana di samudra Pasifik dengan kedalaman 10.924 meter. Danau terdalam adalah Danau Baikal dengan kedalaman 1.637 meter, sedangkan danau terbesar adalah Laut Kaspia dengan luas 394.299 km2.
Komposisi dan struktur Bumi
Bumi adalah sebuah planet kebumian, yang artinya terbuat dari batuan, berbeda dibandingkan gas raksasa seperti Jupiter. Planet ini adalah yang terbesar dari empat planet kebumian, dalam kedua arti, massa dan ukuran. Dari keempat planet kebumian, bumi juga memiliki kepadatan tertinggi, gravitasi permukaan terbesar, medan magnet terkuat dan rotasi paling cepat. Bumi juga merupakan satu-satunya planet kebumian yang memiliki lempeng tektonik yang aktif.

Diwarta
Bentuk Bumi
Bentuk planet Bumi sangat mirip dengan bulatan gepeng (oblate spheroid), sebuah bulatan yang tertekan ceper pada orientasi kutub-kutub yang menyebabkan buncitan pada bagian katulistiwa. Buncitan ini terjadi karena rotasi bumi, menyebabkan ukuran diameter katulistiwa 43 km lebih besar dibandingkan diameter dari kutub ke kutub. Diameter rata-rata dari bulatan bumi adalah 12.742 km, atau kira-kira 40.000 km/?. Karena satuan meter pada awalnya didefinisikan sebagai 1/10.000.000 jarak antara katulistiwa ke kutub utara melalui kota Paris, Prancis.
Topografi lokal sedikit bervariasi dari bentuk bulatan ideal yang mulus, meski pada skala global, variasi ini sangat kecil. Bumi memiliki toleransi sekitar satu dari 584, atau 0,17% dibanding bulatan sempurna (reference spheroid), yang lebih mulus jika dibandingkan dengan toleransi sebuah bola biliar, 0,22%. Lokal deviasi terbesar pada permukaan bumi adalah gunung Everest (8.848 m di atas permukaan laut) dan Palung Mariana (10.911 m di bawah permukaan laut). Karena buncitan katulistiwa, bagian bumi yang terletak paling jauh dari titik tengah bumi sebenarnya adalah gunung Chimborazo di Ekuador.
Proses alam endogen/tenaga endogen adalah tenaga bumi yang berasal dari dalam bumi. Tenaga alam endogen bersifat membangun permukaan bumi ini. Tenaga alam eksogen berasal dari luar bumi dan bersifat merusak. Jadi kedua tenaga itulah yang membuat berbagai macam relief di muka bumi ini seperti yang kita tahu bahwa permukaan bumi yang kita huni ini terdiri atas berbagai bentukan seperti gunung, lembah, bukit, danau, sungai, dsb. Adanya bentukan-bentukan tersebut, menyebabkan permukaan bumi menjadi tidak rata. Bentukan-bentukan tersebut dikenal sebagai relief bumi.
Komposisi kimia
Massa bumi kira-kira adalah 5,98×1024 kg. Kandungan utamanya adalah besi(32,1%), oksigen (30,1%), silikon (15,1%), magnesium (13,9%), sulfur (2,9%), nikel (1,8%), kalsium (1,5%), and aluminium (1,4%); dan 1,2% selebihnya terdiri dari berbagai unsur-unsur langka. Karena proses pemisahan massa, bagian inti bumi dipercaya memiliki kandungan utama besi (88,8%), dan sedikit nikel (5,8%), sulfur (4,5%), dan selebihnya kurang dari 1% unsur langka.[10]
Ahli geokimia F. W. Clarke memperhitungkan bahwa sekitar 47% kerak bumi terdiri dari oksigen. Batuan-batuan paling umum yang terdapat di kerak bumi hampir semuanya adalah oksida (oxides); klorin, sulfur, dan florin adalah kekecualian dan jumlahnya di dalam batuan biasanya kurang dari 1%. Oksida-oksida utama adalah silika, alumina, oksida besi, kapur, magnesia, potas dan soda. Fungsi utama silika adalah sebagai asam, yang membentuk silikat. Ini adalah sifat dasar dari berbagai mineral batuan beku yang paling umum. Berdasarkan perhitungan dari 1,672 analisa berbagai jenis batuan, Clarke menyimpulkan bahwa 99,22% batuan terdiri dari 11 oksida (lihat tabel kanan). Konstituen lainnya hanya terjadi dalam jumlah yang kecil. [note 3]
Lapisan bumi
Menurut komposisi (jenis dari materialnya), Bumi dapat dibagi menjadi lapisan-lapisan sebagai berikut :
• Kerak Bumi
• Mantel Bumi
Mantel bumi terletak di antara kerak dan inti luar bumi. Mantel bumi merupakan batuan yang mengandung magnesium dan silikon. Suhu pada mantel bagian atas ±1300 °C-1500 °C dan suhu pada mantel bagian dalam ±1500 °C-3000 °C
• Inti Bumi
Sedangkan menurut sifat mekanik (sifat dari material) -nya, bumi dapat dibagi menjadi lapisan-lapisan sebagai berikut :
• Litosfir
• Astenosfir
• Mesosfir
• Inti Bumi bagian luar
Inti bumi bagian luar merupakan salah satu bagian dalam bumi yang melapisi inti bumi bagian dalam. Inti bumi bagian luar mempunyai tebal 2250 km dan kedalaman antara 2900-4980 km. Inti bumi bagian luar terdiri atas besi dan nikel cair dengan suhu 3900 °C
• Inti Bumi bagian dalam
Inti bumi bagian dalam merupakan bagian bumi yang paling dalam atau dapat juga disebut inti bumi. inti bumi mempunyai tebal 1200km dan berdiameter 2600km. inti bumi terdiri dari besi dan nikel berbentuk padat dengan temperatur dapat mencapai 4800 °C


Read more: Pengertian dan Arti Bumi adalah | Smart Click 

Planet Venus

Planet Venus



Pengertian

Venus adalah planet terdekat kedua dari matahari setelah planet Merkurius. Planet ini memiliki radius 6.052 km dan berevolusi dalam waktu 224,7 hari. Dan berotasi selama 249,0 hari. Planet ini tidak memiliki satelit alam seperti planet merkurius. Ukuran planet ini hampir sama dengan bumi jugu planet ini adalah yang paling dekat dengan bumi. Diameter venus adalah 108,2 Juta Km.

Seperti halnya merkurius planet ini juga dapat dilihat dengan mata telanjang, venus biasanya terlihat di sebelah timur sebelum matahari terbit, sehingga venus di sebut bintang timur atau bintang pagi. Kadang-kadang juga venus terlihat di sebelah barat sebelum matahari terbenam, sehingga venus dinamakan bintang senja, bintang barat, atau bintang kejora.



Arah rotasi Venus berlawanan dengan arah rotasi planet-planet lain yang ada di tatasurya kita ini. Selain itu, jangka waktu rotasi Venus lebih lama daripada jangka waktu revolusinya dalam mengelilingi matahari.

Bagian Luar Planet Venus

Planet venus sering di tutupi awan padat. Atmosfer venus terdiri dari Karbondioksida dan nitrogen. Temperatur permukaan venus sangat tinggi, yaitu 480°C, sehingga tidak mungkin ada air dalam wujud cair.



Kandungan atmosfernya yang pekat dengan CO2 menyebabkan suhu permukaannya sangat tinggi akibat efek rumah kaca. Atmosfer Venus tebal dan selalu diselubungi oleh awan. Pakar astrobiologi berspekulasi bahwa pada lapisan awan Venus termobakteri tertentu masih dapat melangsungkan kehidupan.

Ciri-Ciri


NOJENISHASIL
1Nama PlanetVenus
2Kala Rotasi244,0 Hari
3Kala Revolusi224,7 Hari
4AtmosferKarbon Dioksida (CO2), Nitrogen
5Satelit Alam-
6Jarak Di Matahari108,2 Juta km
7Diameter Planet12.140 km
8Warna PlanetCoklat Keputihan

Rabu, 18 Januari 2012

Merkurius


Merkurius


  1.  Pengertian

    Merkurius adalah planet terkecil dalam tata surya kita dan paling dekat dengan matahari. Jaraknya dari matahari adalah sekitar 57,9 juta kilometer. Suhu di planet ini sangat panas karena terdekat dengan matahari, pada siang hari suhunya mencapai sekitar 430°C. Tetapi pada malam hari suhunya menjadi sangat dingin yakni mencapai sekitar -170°C. Jarak planet ini dengan bumi sekitar 92 juta kilometer. Merkurius hanya bisa terlihat pada saat subuh atau maghrib saja dan dapat dilihat dengan mata telanjang.

    Semua planet berputar pada porosnya nah perputaran itu disebut Rotasi. Merkurius berotasi lambat, rotasi merkurius adalah 59,0 hari. Selain berputar pada porosnya semua planet bergerak mengelilingi matahari ini disebut gerakan orbital/Ber-revolusi. Berbeda dengan rotasinya yang lambat, masa orbital Merkurius tergolong cepat Revolusi merkurius adalah 88,0 hari. Bandingkan dengan bumi yang membutuhkan waktu satu tahun (365,3 hari) cepat bukan?.



    Ukuran planet merkurius hanya 27% dari ukuran bumi. Permukaan Merkurius benjol-benjol mirip dengan permukaan bulan. Benjolan-benjolan itu muncul sebagai akibat benturan dengan meteor.

    Merkurius punya banyak kawah dan tidak mempunyai satelit alam serta atmosfir. Merkurius mempunyai inti besi yang menciptakan sebuah medan magnet dengan kekuatan 0.1% dari kekuatan medan magnet bumi.

    Pengamatan tercatat dari Merkurius paling awal dimulai dari jaman orang Sumeria pada milenium ke tiga sebelum masehi. Bangsa Romawi menamakan planet ini dengan nama salah satu dari dewa mereka, Merkurius (dikenal juga sebagai Hermes pada mitologi Yunani dan Nabu pada mitologi Babilonia). Lambang astronomis untuk merkurius adalah abstraksi dari kepala Merkurius sang dewa dengan topi bersayap diatas caduceus.

    Orang Yunani pada jaman Hesiod menamai Merkurius Stilbon dan Hermaon karena sebelum abad ke lima sebelum masehi mereka mengira bahwa Merkurius itu adalah dua benda antariksa yang berbeda, yang satu hanya tampak pada saat matahari terbit dan yang satunya lagi hanya tampak pada saat matahari terbenam. Di budaya Tiongkok, Korea, Jepang dan Vietnam, Merkurius dinamakan "bintang air". Orang-orang Ibrani menamakannya Kokhav Hamah, "bintang dari yang panas" ("yang panas" maksudnya matahari).

    Struktur Dalam

    Dengan diameter sebesar 4.879 km di katulistiwa, Merkurius adalah planet terkecil dari empat planet kebumian di Tata Surya. Merkurius terdiri dari 70% logam dan 30% silikat serta mempunyai kepadatan sebesar 5,43 g/cm3 hanya sedikit dibawah kepadatan Bumi. Namun apabila efek dari tekanan gravitasi tidak dihitung maka Merkurius lebih padat dari Bumi dengan kepadatan tak terkompres dari Merkurius 5,3 g/cm3 dan Bumi hanya 4,4 g/cm3.

    Kepadatan Merkurius digunakan untuk menduga struktur dalamnya. Kepadatan Bumi yang tinggi tercipta karena tekanan gravitasi, terutamanya di bagian inti. Merkurius namun jauh lebih kecil dan bagian dalamnya tidak terdapat seperti bumi sehingga kepadatannya yang tinggi diduga karena planet tersebut mempunyai inti yang besar dan kaya akan besi. Para ahli bumi menaksir bahwa inti Merkurius menempati 42 % dari volumenya (inti Bumi hanya menempati 17% dari volume Bumi). Menurut riset terbaru, kemungkinan besar inti Merkurius adalah cair.

    Mantel setebal 600 km menyelimuti inti Merkurius dan kerak dari Merkurius diduga setebal 100 sampai 200 km. Permukaan merkurius mempunyai banyak perbukitan yang kurus, beberapa mencapai ratusan kilometer panjangnya. Diduga perbukitan ini terbentuk karena inti dan mantel Merkurius mendingin dan menciut pada saat kerak sudah membatu.

    Merkurius mengandung besi lebih banyak dari planet lainnya di tata surya dan beberapa teori telah diajukan untuk menjelaskannya. Teori yang paling luas diterima adalah bahwa Merkuri pada awalnya mempunyai perbandingan logam-silikat mirip dengan meteor Kondrit umumnya dan mempunyai massa sekitar 2,25 kali massanya yang sekarang. Namun pada awal sejarah tata surya, merkurius tertabrak oleh sebuah planetesimal berukuran sekitar seperenam dari massanya. Benturan tersebut telah melepaskan sebagian besar dari kerak dan mantel asli Merkurius dan meninggalkan intinya. Proses yang sama juga telah diajukan untuk menjelaskan penciptaan dari Bulan.

    Teori yang lain menyatakan bahwa Merkurius mungkin telah terbentuk dari nebula Matahari sebelum energi keluaran Matahari telah stabil. Merkurius pada awalnya mempunyai dua kali dari massanya yang sekarang, namun dengan mengambangnya protomatahari, suhu di sekitar merkuri dapat mencapai sekitar 2500 sampai 3500 Kelvin dan mungkin mencapai 10000 Kelvin. Sebagian besar permukaan Merkurius akan menguap pada temperatur seperti itu, membuat sebuah atmosfir "uap batu" yang mungkin tertiup oleh angin matahari

    Teori ketiga mengajukan bahwa mengakibatkan tarikan pada partikel yang darinya Merkurius akan terbentuk sehingga partikel yang lebih ringan hilang dari materi pengimbuhan. Masing-masing dari teori ini memprediksikan susunan permukaan yang berbeda. Dua misi antariksa di masa datang, MESSENGER dan BepiColombo akan menguji teori-teori ini.

    Bagian Luar

    Merkurius merupakan planet yg tandus. Permukaanya berbatu-batu dan terdapat banyak kawah. Kaloris merupakan kawah terbesar di planet ini. Garis tengah Kaloris sekitar 1.300 Km.



    Atmosfer merkurius terdiri dari uap natrium dan kalium yg sangat tipis, sehingga kadang-kadang planet ini di anggap tidak mempunyai atmosfer. Akibatnya tidak ada udara yg menyerap panas matahari.

    Ciri-Ciri



NOJENISHASIL
1Nama PlanetMerkurius
2Kala Rotasi59,0 Hari
3Kala Revolusi88,0 Hari
4AtmosferUap Natrium, Kalium Yang Tipis
5Satelit Alam-
6Jarak Di Matahari57,9 Juta km
7Diameter Planet4,879 km
8Warna PlanetHitam Keputih-Putihan

Planet

Hingga saat ini kita telah mengenal selapa buah planet,di antaranya Merkurius,Venus,Bumi,Mars,Yupiter,Saturnus,Uranus,Neptunus.Dari hasil sidang Himpunan Astronomi Internasional ke-26 di praha,Ceko pada tanggal 14 -27 Agustus 2006 telah di putuskan bahwa Pluto  bukan planet.Pluto tidak memenuhi syarat sebagai planet,antara lain dari segi ukur  dan jalur orbit yang menyimpang


Matahari sebagai Pusat Tata Surya

Setiap hari kita melihat matahari terbit di ufuk timur dan tenggelam di ufuk barat.Pada malam hari kita dapat melihat bulan serta bintang yang bertaburan di langit.Pernahkah terlintas di benakmu sebuah pertanyaan,bagaimana peredaran matahari,bulan,dan benda-benda langit lainya? Matahari tidaklah bergerak dari timur ke barat seperti yang terlihat setiap hari.Akan tetapi,Bumilah yang mengelilingi matahari.Selain beredar mengelilingi bumi,bulan bersama sama dengan bumi mengedari matahari

Selasa, 17 Januari 2012

Cara Pasang Buku Tamu Facebook di Blog




Cara Pasang Buku Tamu Facebook di Blogspot Banyak Penyedia Buku Tamu ( shoutbox ) yang sudah melegenda contoh saja Shoutmix ( http://www.shoutmix.com ) web milik Negara Jiran Malaysia, dan masih banyak penyedia Shoutbox lainnya.
Kini Kumpulancara.com Hadir mempersembahkan dan sekaligus membantu sobat blogger yang mau mengganti atau pasang baru Buku tamunya dengan Bukutamu milik Facebook.
Saya kira ini akan Nampak lebih Keren dan Unik dibanding yang lainnya, Siapa Penghuni dunia Gaib (Maya) yang tidak mengenalnya, heee yang tak kenal maka tak maya alias kebangetan.
Oke tanpa Basa basinya si Sampoerna Mari kita langsung Tancap
Seperti Biasa sama dengan tutorial lainnya Tosss Dulu
Login dengan Account masing-masing " Jangan pinjem Account tetangga "

Cara Pasang di Blogspot

Silahkan Masuk Ke Dasbor Lalu Klik Rancangan
sekarang Klik Tambah Gadget baru
Lalu Klik Tambah HTML/JavaScript
Silahkan Isi Judul Terserah SObat contoh " Buku Tamu"
Lalu isikan kode berikut didalamnya


<div style="text-align: center;">
<span style="color: blue; font-size: x-small;">Selamat Datang</span>
<span style="font-size: x-small;"><b style="color: red;">Jgn Lupa Comment</b></span><span style="color: blue; font-size: x-small;">
</span><span style="font-size: x-small;"><b style="color: blue;"></b></span>
</div>
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/livefeed.php?app_id=136575963025211&amp;width=290&amp;height=400&amp;xid=355411944445" scrolling="no" frameborder="0" style="border:none; overflow:hidden; width:290px; height:400px;" allowTransparency="true"></iframe><div style="color: #999999;">
<span style="font-size: xx-small;">Widget by: <a href="http://www.facebook.com/">Facebook</a> Develop by: <a href="http://www.kumpulancara.com/" target='new'>kumpulancara</a></span>
</div>

Note : Lebar dan Panjang sesuaikan dengan Keadaan Blog Masing-masing
Silahkan Simpan

Cari Blog Ini

Pilih Warna Yang Anda suka


()
kalo mau copas folow dulu
Get This Gadget